Kerja Bakti Masal : Warga Semingkir Membangun Pos Kamling


Kerja bakti RT 01 RW 06 Dusun Semingkir
Kerja bakti RT 01 RW 06 Dusun Semingkir

KabarKalikudi – Masyarakat RT 01 RW 05 dan RT 01 RW 06 melangsungkan kerja bakti masal. Mereka membangun Pos Kamling di area masing-masing. Berbagai kalangan masyarakat ikut serta dalam pembangungan Pos Kamling tersebut, Minggu (30/04/2017)

Pembangungan Pos Kamling di area RT 01 RW 05 dan RT 01 RW 06 merupakan hasil swadaya masyarakat yang dikumpulkan dengan cara melakukan jimpitan. Dana jimpitan yang dikumpulkan setiap hari yang dibebankan kepada setiap rumah atau Kepala Keluarga sebesar Rp.500.

Bapak Imam selaku kepala dusun Semingkir juga ikut serta dalam kerja bakti pada dua tempat tersebut. Bersama warga masyarakat bergotong royong memabangun Pos Kamling untuk area RT masing-masing. Para pemuda RT 01 RW 05 dan RT 01 RW 06 juga ikut serta pada kerja bakti masal. Tak luput dari pantauan admin kabar kalikudi, ibu-ibu rumah tangga yang tidak ikut kerja bakti juga memberikan hidangan seperti kopi, ubi rebus dan semacamnya.

Antusias warga RT 01//06 membangun Pos Kamling
Antusias warga RT 01//06 membangun Pos Kamling

Berbagai macam alat kerja bakti seperti cangkul, gorok, golok dan sebagainya dibawa oleh masyarakat untuk kerja bakti. Beberapa bahan bangunan untuk membangun Pos Kamling juga sudah siap. Seperti pasir, semen, kayu-kayu untuk saka dan atap, seng dan sebagainya.

Dengan adanya Pos Kamling antusiasme warga untuk menjaga keamanan dan ketentraman lingkungan akan terus meningkat. Tidak hanya itu, kegiatan warga di malam hari pada saat mengambil jimpitan diwaktu ronda juga akan lebih nyaman ketika sudah selesai. Para warga dapat beristirahat sejenak dan berkumpul di Pos Kamling.

Pemuda-pemudi RT 01/05 juga ikut serta membangun Pos Kamling di wilyahnya
Pemuda-pemudi RT 01/05 juga ikut serta membangun Pos Kamling di wilyahnya

Sebelumnya memang pada kedua wilayah RT tersebut belum ada Pos Kamling. Namun, kegiatan ronda malam tetap berjalan. Dengan meminjam latar atau teras warga yang terpusat di tengah-tengah wilyah RT, para bapak yang ronda menjadikan tempat tersebut pos sementara. Hal ini tidak lain agar mereka dapat berkumpul bersama dan bertemu di satu tempat. (whs)

log in

reset password

Back to
log in