Beranda Menjadi Penulis

Ingin menjadi penulis berita di Kabar Desa Kalikudi?

Bagi kamu yang ingin berkarya dengan tulisan namun malu untuk memublikasikan sendiri, kamu bisa menggunakan layanan situs berita Kabar Desa Kalikudi. Di sini kamu dapat mengirimkan tulisannya kepada redaksi, dan akan dipubilkasi dengan diberi catatan pengirim dengan namamu.

Selain itu juga, kamu dapat menulis sendiri dengan menggunakan layanan akun dari Kabar Desa Kalikudi yang nantinya akan diberikan oleh redaksi. Lalu bagaimana ketentuan agar kamu dapat menulis dan mengirimkan informasi berita yang kamu dapat.

Syarat awal

  • Harus mempunyai minimal smartphone
  • Harus mempunyai alat tulis
  • Berminat
  • Tidak malu

Syarat khusus

  • Mempunyai koneksi internet
  • Mempunyai komputer atau laptop menjadi lebih mudah

Keterangan dari syarat-syarat tersebut

Smartphone atau ponsel pintar ini akan dijadikan sebagai media pengambilan gambar untuk data dukung informas berita. Gambar ini akan diunggah ke situs berita Kabar Kalikudi agar lebih esksis dan lebih hidup dari informasi berita yang didapat.

Bagaimana dengan alat tulis? Untuk alat tulis sebagai media tulis bila diperlukan untuk menulis keterangan tambahan seperti saat mewawancarai narasumber, mencatat nama narasumber, lokasi dan sebagainya.

Koneksi internet

Untuk yang ini sebetulnya adalah sangat wajib yang harus dimiliki saat akan mengirimkan berita kepada redaksi Kabar Kalikudi. Bila tidak mempunyai koneksi internet, tulisan dan informasi kamu tidak dapat dipublikasi atau dikirimkan ke redaksi.

Media komputer bila kamu punya itu lebih bagus lagi. Pengetikan yang lebih mudah dan cepat menggunakan media komputer. Bila media ini tidak ada, Anda dapat menggunakan smartphone sebagai media penulisan berita. Dapat menggunakan aplikasi pengolah kata pada smartphone Anda.

Lalu, bagaimana cara menulis berita?

Pada dasarnya menulis berita menggunakan rumus 5W + 1H.

  1. WHAT – apa yang terjadi ?
  2. WHEN – kapan peristiwa itu terjadi ?
  3. WHERE – di mana ?
  4. WHO – siapa saja yang terlibat ?
  5. WHY – mengapa itu terjadi ?
  6. HOW – bagaimana ?

Dari rumus penulisan berita tersebut kita dapat menyampaikan informasi di sekitar kita. Sebagai contoh ada suatu kegiatan musyawarah Rukun Tetangga (RT). Dari kegiatan ini kita dapat menyimpulkan dari rumus penulisan berita tersebut seperti:

  1. Apa yang terjadi pada kegiatan musyawarah RT tersebut?
  2. Kapan kegiatannya?
  3. Ada di mana musyawarahnya?
  4. Siapa saja yang datang pada musyawarah tersebut?
  5. Kenapa ada musyawarah tersebut, ada pembahasan apa?
    Bagaimana jalannya musyawarah?

Namun, dalam penulisannya tidak berbentuk jawaban dari pertanyaan seperti di atas. Melainkan menggunakan pengantar kata dalam bentuk paragraf.

Contoh penulisannya dapat disimak pada laman berita:

Menuliskan informasi berita setidaknya ada 3 paragraf untuk tahap awal sudah menjadi nilai plus. Apalagi dapat menulis hingga lebih dari 300 kata.

Mendaftar jadi penulis

Kirimkan data identitas Anda kepada redaksi Kabar Desa Kalikudi melalui email [email protected] dengan subjek Menjadi Penulis. Atau hubungi kami di Facebook dan Twitter kami.

Komentar ditutup